Dorong Petani Tanam di Bulan Oktober 2024, Wamentan Sudaryono Pastikan Ketersediaan Pupuk Aman

- Pewarta

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meninjau percepatan tanam di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. (Dok. Kementan)

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meninjau percepatan tanam di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. (Dok. Kementan)

EKONOMINEWS.COM – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan ketersediaan pupuk untuk produksi di bulan Oktober ini dalam kondisi aman.

Dia mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan 9,5 juta ton tambahan pupuk subsidi atau naik 100 persen dari yang sebelumnya hanya 4,5 juta ton.

“Memang ada masalah pupuk tapi yang terkait dengan distribusi. Karena itu kami turun langsung ke lapangan.”

“Dan saya ingin memastikan pupuk yang disubsidi pemerintah betul-betul sampai ke petani karena Oktober bulan ini.”

“Harus kita push percepatan tanamnya agar di bulan Januari nanti kita sudah bisa panen,” ujar Wamentan Sudaryono.

Dia meninjau percepatan tanam di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Kamis, 3 Oktober 2024.

Sistem dan Tata Kelola Pupuk Harus Lebih Ditingkatkan Menjadi Lebih Baik Lagi

Dikutip Haloagro.com, ke depan, Sudaryono menuturkan, sistem dan tata kelola pupuk harus ditingkatkan menjadi lebih baik lagi.

Dia tidak ingin petani yang tengah bersemangat produksi malah lesu akibat kurangnya pupuk subsidi.

“Kita akan selesaikan masalah pupuk ini satu persatu dan saya sepakat ingin membawa persoalan ini nanti tata kelola pupuknya tentu saja harus kita perbaiki.”

“Untuk bagaimana memastikan pupuk Indonesia sebagai produsen dan distribusinya itu betul-betul sampai ke petani,” terangnya.

Di lokasi, dia juga mengajak para petani Jepara agar melakukan produksi di bulan Oktober ini secara maksimal.

Jangan Sampai Kondisi Air yang Melimpah di Musim Hujan Tak Dmanfaatkan dengan Baik

Wamentan Sudaryono mengatakan, jangan sampai, kondisi air yang melimpah ini tidak dimanfaatkan dengan baik.

“Saya ingin memastikan bahwa di bulan Oktober ini yang penting kita push supaya petani menanam lebih bersemangat lagi.”

“Sebab itung-itungan kita kalau Oktober nanam maka Januari itu panen,” tutur Wamentan.

Sebelumnya di Kabupaten Demak, Wamentan Sudaryono juga mendorong para petani untuk mengoptimalkan percepatan tanam, terutama masa tanam di bulan Oktober tahun ini.

Menurut Wamentan Sudaryono, percepatan harus dilakukan mengingat saat ini sebagian wilayah sentra memasuki musim hujan sehingga ketersediaan air dalam posisi cukup.

Diketahui, Wamentan Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar adalah anak dari seorang petani asal Grobogan, Jawa Tengah.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Infokumkm.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiidn.com dan Seleb.news

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

 

Berita Terkait

Integrasi Jaringan PR Newswire – PSPI Tingkatkan Efisiensi Distribusi Pers Rilis Klien ke Media Indonesia
Dana Rp200 Triliun di Bank BUMN, Rosan Bicara Percepatan Perputaran Uang
Sektor Energi dan Basic Materials Masih Jadi Tulang Punggung
IHSG Turun 1,3% Usai Purbaya Yudhi Sadewa Dilantik Menjadi Menkeu Baru
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Gene Bank Nasional, Upaya Baru Indonesia Lindungi Plasma Nutfah
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
BBM & LPG dari AS: Indonesia Bangun Poros Energi Baru di Luar OPEC