Huawei Luncurkan Solusi AI Practice LAB (AIPL), Hadirkan Paradigma Baru dalam Pengembangan SDM “Pendidikan + AI”

- Pewarta

Selasa, 22 September 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 22 September 2026 /PRNewswire/ — Huawei meluncurkan AI Practice LAB (AIPL) Solution secara global dalam Global Education Summit bertema "AI × Education: Building the Talent Foundation for the Digital & Intelligent Era" yang digelar di Shanghai sebagai bagian dari HUAWEI CONNECT 2026. Dalam kesempatan yang sama, Huawei juga menerbitkan "AI+ Practical Teaching White Paper" (selanjutnya disebut "White Paper").

Launch of the AIPL Solution
Launch of the AIPL Solution

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transformasi pendidikan berbasis AI yang terus berkembang membuat pola pembelajaran konvensional yang berfokus pada teori semakin sulit menjawab kebutuhan industri akan keterampilan praktis. Karena itu, pengembangan SDM AI menjadi salah satu prioritas dalam pendidikan tinggi. Berbekal pengalaman di berbagai industri, Huawei menghadirkan Solusi AIPL yang mengandalkan skenario, data, dan algoritma dari kondisi nyata. Solusi ini menjembatani pembelajaran teori dengan kebutuhan industri melalui studi kasus industri, data yang telah dianonimkan, dan perangkat rekayasa dalam proses pembelajaran. Pendekatan tersebut membantu perguruan tinggi menyiapkan tenaga profesional AI yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri.

Tao Jingwen, Deputy Chairman, Supervisory Board, Huawei, mengatakan, Huawei bersama institusi pendidikan dan perusahaan di berbagai industri memanfaatkan teknologi AI untuk mengembangkan model pendidikan berbasis praktik. "Kami membangun ‘jalan’ dan ‘jembatan’ yang menghubungkan pembelajaran teori, praktik, serta inovasi penelitian. Huawei akan terus memperkuat komitmennya di sektor pendidikan melalui pendekatan terbuka, serta bekerja sama dengan universitas, lembaga penelitian, dan mitra industri di seluruh dunia. Melalui inovasi teknologi, kami ingin mendukung transformasi digital dan cerdas di sektor pendidikan."

Dalam sesi tersebut, Li Junfeng, Vice President, Huawei, sekaligus CEO Global Public Sector BU; Pang Chuanchun, Director, Learning & Certification Services Dept, Huawei; He Lian, Vice President, Wuhan University; serta Xue Guangtao, Director, Network & Information Center, Shanghai Jiao Tong University, turut meluncurkan Solusi Huawei AIPL secara global.

Saat ini, Huawei bekerja sama dengan 12 mitra perintis untuk mengembangkan solusi pembelajaran praktik AI. Solusi tersebut telah diterapkan di sejumlah perguruan tinggi, termasuk Beijing Institute of Technology dan Shanghai Jiao Tong University. Peluncuran global ini ditujukan untuk memperluas penerapan konsep dan solusi praktik AI di berbagai negara sekaligus mendorong pengembangan SDM inovasi AI secara global.

Huawei bersama sejumlah universitas dan mitra juga menerbitkan "AI+ Practical Teaching White Paper" dalam sesi tersebut. Du Min, President, Huawei Higher Education BU; Sun Gang, Director, ICT Talent Partner Development Dept, Huawei; Zhang Jianjun, Vice President, Huawei; Bi Xiaohan, Deputy Director, UNESCO International Centre for Higher Education Innovation; Xia Zhengwei, Vice Director, Information Center, Wuhan University; Li Kangju, President, Shenyang Institute of Technology; serta Lu Jie, Deputy Director, BGI College, turut menyaksikan peluncuran White Paper tersebut.

White Paper ini menguraikan landasan teoretis dan langkah praktis untuk menata ulang pola pengembangan SDM di pendidikan tinggi pada era AI. Berfokus pada "AI + pembelajaran praktis", White Paper mengusulkan kerangka transformasi yang terdiri atas "satu fondasi, dua jenis elemen, tiga jenjang mata kuliah, empat dimensi evaluasi, dan lima pihak dalam ekosistem". Kerangka tersebut menjadi panduan yang sistematis, praktis, dan mudah diterapkan oleh pengelola perguruan tinggi, pengajar, peneliti pendidikan, serta profesional industri.

Ke depan, Huawei akan terus bekerja sama dengan universitas dan mitra untuk memperkuat fondasi digital dan cerdas di sektor pendidikan, serta memperluas penerapan model AIPL ke berbagai disiplin ilmu. Melalui teknologi dan pembelajaran berbasis praktik, Huawei akan membawa teknologi industri mutakhir dan skenario bisnis nyata ke dalam sumber daya pendidikan guna mendukung pelatihan praktis, pengajaran cerdas, kampus cerdas, serta inovasi penelitian. Dengan pendekatan tersebut, materi pendidikan bermutu tinggi dapat dibagikan dan dimanfaatkan secara lebih luas.

Berita Terkait

Sceye Mendukung SoftBank Corp. dalam Demonstrasi Laser Ranging Pertama di Dunia dengan Melacak HAPS dari Darat
JustMarkets: Bagaimana Trading Berbasis Browser Mengubah Akses ke Pasar CFD Global
Peluncuran perdana AsiaPay Voice Pay untuk merchant di seluruh Asia, didukung oleh AI untuk pembayaran pintar yang nyaman
Roborock Kembali Jadi Merek Robot Vacuum Nomor Satu Dunia pada Semester I-2026
Snapdragon X Series Dukung Googlebooks Terbaru, Laptop Pertama yang Dirancang untuk Gemini Intelligence
Yili Raih Thailand FDA Quality Award untuk Ketujuh Kalinya Secara Berturut-turut, Kembali Dinobatkan sebagai “Best of the Best”
Sambut Kehadiran iPhone 18, AUKEY Perkenalkan Aivyo Swift, Lini Smart Wall Charger
Hollyland Luncurkan LARK M3: Solusi Audio Nirkabel untuk Kebutuhan Produksi Multi-Person dan Multi-Kamera