Sambut Era “AI-Native”: Transformasi “Telco Cloud” Menuju Infrastruktur AI

- Pewarta

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARCELONA, Spanyol, 3 Maret 2026 /PRNewswire/ — Berkat terobosan yang berkesinambungan, kecerdasan buatan (AI) kini menggerakkan transformasi industri dan teknologi global. Mulai dari large language models (LLM) serbaguna hingga aplikasi cerdas yang lebih spesifik, paradigma baru "AI-Native" tengah terbentuk melalui integrasi antara AI dan infrastruktur. Berbagai organisasi terkemuka seperti Linux Foundation, CNCF, ETSI, dan TM Forum aktif menyusun standar teknis guna mendukung perkembangan ekosistem dan implementasi AI.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks ini, jaringan telekomunikasi beralih dari konsep Cloud-Native menuju AI-Native. Sebagai fondasi utama jaringan operator, telco cloud kini berevolusi dari infrastruktur cloud konvensional menjadi infrastruktur AI. Transformasi ini menandai perubahan dari sekadar "mendukung layanan berbasiskan cloud" menjadi "menggerakkan inovasi cerdas" dengan menyediakan fondasi yang dibutuhkan untuk layanan AI tingkat lanjut.

Pihak operator juga meningkatkan investasi AI, beralih dari komputasi serbaguna menjadi model hibrida yang menggabungkan komputasi umum dan komputasi cerdas. Peralihan ini bukan lagi sekadar pilihan teknis, melainkan kebutuhan strategis. Untuk meraih kesuksesan, pihak operator harus menjawab tiga tantangan utama: meningkatkan efisiensi biaya komputasi, menyatukan AI dengan jaringan multi-generasi untuk menghilangkan silo, serta menyesuaikan AI dengan skenario layanan agar dapat diperluas dengan cepat.

Maka, Huawei meluncurkan solusi Telco Intelligent Converged Cloud (TICC), infrastruktur telekomunikasi hyper-converged yang dirancang untuk era AI-Native. Arsitektur inovatif ini menyediakan manajemen dan penjadwalan terpadu untuk sumber daya komputasi, penyimpanan, jaringan, serta komputasi AI. Dengan fokus pada performa tinggi, akses jaringan yang lebih simpel, serta sinergi antara komputasi umum dan cerdas, TICC membantu operator membangun fondasi komputasi AI yang efisien dan berkelanjutan.

Huawei selalu berkomitmen untuk bekerja sama dengan mitra industri dalam mempercepat transformasi AI-Native, membangun infrastruktur telco cloud yang cerdas, memaksimalkan nilai tambah jaringan, dan mendorong pertumbuhan bisnis. Huawei juga mengajak para mitra industri untuk bergabung di Barcelona guna mengeksplorasi tren AI-Native dan berkolaborasi membangun masa depan industri.

 

Berita Terkait

LUYUAN dan LYVA Debut di Eropa Melalui Ajang EICMA 2026, Perkenalkan Lima Konsep Kendaraan dan Strategi Mobilitas Pintar Berskala Global
ManpowerGroup Tercatat dalam Daftar “TIME Asia-Pacific’s Best Employers 2027”
Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi
“Together for an AI-Powered Urban Future”: Dahua Technology Perkenalkan Solusi AIoT di Ajang SCEWC 2026
Dukung Kesehatan Finansial dan Gaya Hidup Sehat, OCBC Hadirkan Disney Run Jakarta 2026
Tencent Luncurkan Hy4, Model AI Sumber Terbuka Generasi Terbaru yang Masuk Jajaran Terbaik Dunia
Cathay United Bank Cabang Ho Chi Minh City Raih Bronze Stevie Award atas Inovasi Pinjaman Digital di Vietnam
AutoFlight Sukses Gelar Penerbangan Formasi Lima Pesawat eVTOL Pertama di Dunia